Episode: Macaroni Schotel
- bybecreation
- Mar 7
- 3 min read
Depot Jivana malam itu tenang. Tidak ada orang lain di dalam. Lampu dapur menyala hangat, memantul di meja kayu dan rak-rak bumbu yang tersusun rapi. Dari oven keluar aroma keju panggang yang pelan-pelan memenuhi ruangan.
Seorang perempuan masuk. Umurnya mungkin akhir empat puluhan. Rambutnya disisir rapi, tapi wajahnya terlihat lelah seperti orang yang sudah terlalu lama hidup dalam rumah yang sunyi.
Dia duduk di kursi dekat dapur terbuka.
Pemilik depot sedang membuka oven. Loyang macaroni schotel baru saja keluar. Permukaannya cokelat keemasan dengan lapisan keju yang sedikit meleleh di pinggir.
Perempuan itu melihat ke arah loyang.
“Sudah lama tidak cium bau seperti itu,” katanya.

Pemilik depot memotong satu porsi dan menaruhnya di piring. Uap tipis naik dari pasta yang masih panas.
Perempuan itu duduk beberapa detik sebelum bicara lagi.
“Orang tua saya sudah lama meninggal,” katanya pelan. “Suami saya juga baru beberapa bulan lalu.”
Pemilik depot tidak menyela. Dia hanya mendorong piring sedikit lebih dekat.
“Anak saya satu-satunya sekarang tinggal jauh. Sudah punya keluarga sendiri.” Dia tersenyum kecil. “Harusnya saya senang. Tapi rumah jadi sepi sekali.”
Dia menatap macaroni schotel di depannya.
“Dari dulu hidup saya cuma untuk suami. Masak buat dia, nunggu dia pulang kerja.” Dia menghela napas.
“Sekarang saya bingung harus jadi siapa.”
Pemilik depot akhirnya bicara.
“Coba dulu,” katanya tenang.
Perempuan itu memotong sedikit pasta dengan garpu. Keju yang meleleh ikut tertarik.
Suapan pertama masuk ke mulut.
Hangat.
Gurih susu dan keju langsung terasa. Pasta lembut bercampur dengan potongan daging kecil di dalamnya.
Dia berhenti mengunyah.
Matanya sedikit membesar.
“Mama saya dulu sering bikin ini,” katanya pelan.
Dia menutup mata sebentar, seperti mencoba menangkap sesuatu yang lama hilang.
“Macaroni… susu… keju…”
Dia berhenti sebentar. “Bawang bombay… pala sedikit…”
Dia membuka mata lagi.
“…dan ditaburi remah roti di atasnya.”
Dia tertawa kecil.
“Lucu ya. Saya kira sudah lupa resepnya.”
Pemilik depot mengangguk.
“Kamu tidak lupa,” katanya tenang. “Hanya lama tidak memasaknya.”
Perempuan itu mengambil suapan lagi. Kali ini lebih pelan.
Beberapa menit berlalu tanpa percakapan. Hanya bunyi garpu menyentuh piring.
Ketika piringnya sudah kosong, dia duduk diam beberapa detik.
Lalu dia berdiri.
Dia melihat piring itu sebentar sebelum menoleh ke dapur.
“Sudah lama saya tidak makan dengan tenang seperti ini,” katanya pelan.
Pemilik depot hanya mengangguk kecil.
Perempuan itu membuka pintu dan keluar ke jalan malam. Dia berjalan beberapa langkah sebelum berhenti. Dia menoleh ke belakang.
Di sepanjang jalan hanya ada deretan toko yang sudah tutup. Lampunya gelap semua.
Tidak ada depot kecil dengan lampu hangat.
Dia berdiri diam beberapa detik.
Lalu tersenyum kecil.
Di kepalanya, resep macaroni schotel ibunya kembali lengkap seperti baru saja dituliskan. Terbesit pikiran untuk membeli bahan-bahannya malam ini untuk di buat besok paginya. Kemudian dia melanjutkan berjalan pulang.
Malam itu, untuk pertama kalinya setelah lama sekali, dia merasa dapur rumahnya tidak akan terasa lagi terlalu sunyi.

Creamy & Earthy Macaroni Schotel
Porsi: 1 Loyang uk. 20x20 cm (atau 6-8 cup aluminium)
Bahan:
250g Makaroni (Rebus 8-10 menit/al dente, tiriskan, beri sedikit minyak agar tidak lengket)
200g Daging Sapi Cincang atau Smoked Beef (potong kotak kecil)
3 butir Telur Ayam (kocok lepas)
450ml Susu Cair Full Cream
2 sdm Tepung Terigu
2 sdm Butter/Margarin
100g Keju Cheddar (parut, masukkan ke adonan)
Bumbu:
1,5 sdt Garam
1 sdt Kaldu Jamur/Sapi
½ sdt MSG
¾ sdt Pala Bubuk
½ sdt Merica Bubuk
1 buah Bawang Bombay (cincang halus)
3 siung Bawang Putih (geprek, cincang halus)
Topping:
100g Keju Quick Melt/Mozzarella
3 sdm Tepung Panko/Tepung Panir Kasar
1 sdm Butter cair
Cara membuat:
Membuat Basis Creamy (The Roux Method)
Panaskan 2 sdm butter di wajan. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan transparan.
Masukkan daging cincang/smoked beef. Masak hingga berubah warna dan air daging menyusut.
Masukkan 2 sdm tepung terigu ke dalam tumisan daging. Aduk cepat selama 1 menit hingga tepung matang (tidak bau mentah).
Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak menggumpal. Masak hingga saus mengental. Matikan api.
Pencampuran Adonan
Masukkan makaroni rebus ke dalam saus putih tadi.
Masukkan Garam, Kaldu Jamur, Gula, Merica, dan Pala Bubuk. Aduk rata.
Masukkan 100g Keju Cheddar parut.
Biarkan suhu turun hingga hangat, lalu masukkan kocokan telur. Aduk sampai semua makaroni terbalut cairan creamy.
Pemanggangan (Tahap 1)
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dioles tipis margarin.
Panggang dalam oven suhu 180°C selama 20 menit (api atas bawah).
Pemanggangan lapisan renyah (Tahap 2)
Keluarkan loyang. Taburi dengan Keju Quick Melt/Mozzarella.
Campurkan tepung panko dengan 1 sdm butter cair, lalu taburkan di atas lapisan keju.
Panggang kembali selama 15-20 menit atau sampai bagian atas berwarna cokelat keemasan dan terlihat garing (crunchy).




Comments