top of page

Salted Butter Roll Bread

  • bybecreation
  • Oct 15, 2025
  • 2 min read

Updated: Feb 6


Ada sesuatu yang bikin hati langsung tenang waktu aroma roti butter keluar dari oven. Hangat, gurih, dan lembut, kayak pelukan di pagi hari. Lapisan luarnya keemasan, bagian dalamnya lembut dan wangi butter asin yang meleleh pelan. Gigitan pertama selalu jadi momen kecil yang bikin hidup berasa enak banget.


Salted butter bread awalnya populer di Korea Selatan, lahir dari tren bakery modern yang suka bereksperimen dengan tekstur dan rasa. Dari situ, roti ini cepat banget menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Konsepnya sederhana tapi jenius: roti lembut yang diisi butter asin, lalu dipanggang sampai permukaannya garing ringan. Hasilnya perpaduan antara manis, gurih, dan buttery yang bikin nagih.


Teksturnya empuk banget di dalam, nyaris seperti milk bread, dengan bagian luar yang sedikit renyah karena lapisan butter yang meleleh dan karamelisasi halus di permukaannya. Waktu dibelah, butter di dalamnya kadang masih lumer, bikin tangan sedikit berminyak tapi hati senang. Ada versi yang dipilin spiral, ada juga yang berbentuk bulat dengan irisan di tengah buat tempat butter-nya.


Rasanya lembut, gurih, dan manis tipis, semuanya seimbang. Butter asinnya kasih kejutan kecil yang bikin tiap gigitan terasa lebih kaya. Dimakan hangat-hangat tanpa tambahan apa pun aja udah nikmat, tapi kalau ditemani secangkir teh atau kopi, rasanya makin lengkap. Salted butter bread itu tipe roti sederhana yang nggak banyak gaya, tapi selalu berhasil bikin hati adem.

Resep


Bahan

350 gr Tepung Terigu protein tinggi (Tipe 00 kalau bisa)

100 gr Tepung Terigu protein rendah

50 gr Gula pasir

6 gr Garam

12 gr Susu Bubuk

6 gr Ragi instan

50 gr Telur kocok (kira-kira 1 butir telur)

210 gr Air

60 gr Butter unsalted (atau apabila pakai Salted Butter, abaikan garam di resep)


Isian

150 gr Butter, di potong jadi 10 batang panjang dan sisihkan di dalam freezer


Cara membuat

  1. Campur semua bahan kecuali butter ke dalam mangkok dan uleni hingga tercampur rata. Kira-kira 2 menit menggunakan standing mixer.

  2. Masukkan butter ke dalam adonan dan uleni lagi selama 9-10 menit menggunakan standing mixer atau sampai kalis dan lolos window pane.

  3. Bentuk adonan jadi bulat dan diamkan (1st proof) selama 60 menit.

  4. Kempiskan adonan dan bagi adonan menjadi 10 bagian, kira-kira 84gr per adonan.

  5. Diamkan lagi adonan selama 20 menit.

  6. Ambil satu bagian adonan tadi dan bentuk menjadi kerucut. Taruh di meja dengan sisi ujung lancip kerucut ke arah badan kita. Giling adonan menjadi pipih segitiga sepanjang 25-30cm.

  7. Taruh isian butter beku di bagian lebar segitiga. Gulung sambil di sekat butter agar tidak bocor keluar.

  8. Letakkan di loyang besar dan lakukan lagi untuk seluruh adonan.

  9. Diamkan lagi adonan selama 60 menit. Di menit ke 45, panaskan oven hingga 220°C.

  10. Semprot adonan dengan mist air dan taburi dengan garam kasar.

  11. Panggang selama 10-14 menit. Di menit ke 7 putar loyang. Ini tergantung dengan oven masing-masing.

  12. Angkat, oles tipis roti dengan butter dan dinginkan roti.



Comments


© 2025 by Be. Powered and secured by Wix

    bottom of page