Sosis Solo
- bybecreation
- Sep 18, 2025
- 2 min read

Ada rasa hangat yang langsung kebayang tiap kali ada piring berisi Sosis Solo di meja. Kulit tipisnya yang kecokelatan, aroma gurih tumisan daging ayam berbumbu, plus teksturnya yang lembut bikin suasana kumpul keluarga jadi makin adem. Sosis Solo itu salah satu camilan tradisional yang selalu bikin rindu kampung halaman.
Sejarahnya berawal dari kota Solo, Jawa Tengah. Konon terinspirasi dari rolade atau sosis gulung ala Belanda, lalu diadaptasi dengan bahan dan bumbu lokal. Bedanya, Sosis Solo nggak digoreng dengan minyak banyak, tapi ditumis ringan atau dipanggang di pan sampai kulitnya kering tipis. Dari acara hajatan sampai kudapan sore, Sosis Solo udah lama jadi bagian penting kuliner Jawa.
Teksturnya lembut dan halus di luar, dengan kulit tipis mirip dadar yang membungkus isian ayam cincang berbumbu manis gurih. Saat digigit, ada kontras ringan antara kulit yang agak kering dan isian juicy di dalam.
Rasanya dominan gurih dengan sedikit manis khas masakan Jawa. Bumbu halus dari bawang, kemiri, dan merica bikin isian ayamnya kaya rasa. Paling nikmat dimakan hangat, ditemani teh manis atau kopi hitam. Sosis Solo bukan cuma camilan, tapi bagian kecil dari tradisi yang selalu sukses bikin hidup enak.
Resep
Bahan isian
250 gr Fillet Ayam bagian dada atau paha atas
3 siung Bawang Putih
5 siung Bawang Merah
1 pcs Kemiri
1/2 tsp Lada putih
1 tbsp Gula
1 btg Sereh
2 lembar Daun Salam
1 lembar Daun Jeruk
40 ml Santan kental
80 ml Air
1/2 tsp Garam
1/2 tsp Kaldu Bubuk
Bahan kulit
200 gr Tepung Terigu
2 pcs Telur
1/4 tsp Garam
1 tsp Kaldu Bubuk
2 tbsp Minyak
550 ml Air
Telur untuk celupan sebelum menggoreng
Cara membuat
Isian
Rebus ayam selama 20 menit. Angkat, tiriskan dan dinginkan hingga bisa hangat. Cincang halus daging ayam rebus hingga berbentuk potongan kecil. Sisihkan.
Haluskan bawang merah, bawang putih dan kemiri dengan sedikit air. Tumis dengan sedikit minyak bersama dengan lada, serai, daun salam dan daun jeruk. Tumis hingga harum dan kering.
Masukkan ayam cincang, aduk hingga rata.
Masukkan santan, air, garam dan kaldu bubuk.
Masak hingga ayam lembab dan tidak terlihat basah. Hati-hati jangan terlalu kering.
Dinginkan dan sisihkan.
Kulit
Campur tepung terigu, telur, garam, kaldu bubuk dan minyak. Masukkan air 1/2 takaran dulu.
Aduk adonan sekitar 2-3 menit untuk menciptakan gluten. Proses ini penting agar kulitnya tidak mudah robek ketika dalam proses penggulungan dan penyimpanan.
Masukan 1/2 takaran air berikutnya dan aduk rata.
Panaskan pan anti lengket diameter 20cm dengan api kecil.
Tuang kira-kira satu sendok sayur untuk satu lembar kulit.
Tunggu hingga tengah adonan menggelembung, angkat dan tata di atas piring.
Lakukan ulang hingga adonan habis.
Membentuk Sosis Solo
Ambil satu lembar kulit dan 2 tsp isian ayam.
Lipat dan gulung seperti menggulung lumpia.
Lakukan untuk semua kulit dan isian.
Sosis Solo ini bisa bertahan di dalam kulkas hingga beberapa hari. Atau bisa di bekukan di dalam freezer, bertahan hingga bulanan. Sebaiknya biarkan Sosis Solo beku hingga suhu ruang sebelum menggorengnya.
Menggoreng Sosis Solo
Siapkan pan berisi minyak goreng dan panaskan dengan api sedang.
Pecahkan satu telur dan kocok rata.
Celupkan Sosis Solo ke dalam kocokan telur dan goreng hingga kecoklatan.
Sajikan Sosis Solo dengan cabai rawit atau saus sesuai selera.




Comments